Daftar Blog Saya

Selasa, 28 Mei 2013

One Step Closer to Becoming "a Professional Scholar"

Program Studi Magister Sains Manajemen Sekolah Bisnis dan Manajemen ITB (MSM SBM ITB) membuka kesempatan bagi calon mahasiswa untuk mendapatkan beasiswa bantuan biaya perkuliahan untuk program study 
  •  MSM dan       
  • MSM in Finance
padaperiode pendaftaran mahasiswa baru semester I-2013/2014.
Mahasiswa MSM SBM ITB berpeluang untuk mendapatkan beasiswa penuh (tunjangan hidup dan waived tuition) untuk mengikuti program Double Degree dengan Departemen Administrasi Industri (Industrial Administration)  Tokyo University of Science (TUS) pada semester ketiga, serta mendapatkan  gelar ganda  M.Eng (dari TUS)  dan MS.M (Master Sains Manajemen)  dari MSM SBM ITB dalam waktu dua tahun.

SBM ITB saat ini sudah meluluskan 11 mahasiswa out-going (MSM SBM ITB mengirimkan rata-rata 3 mahasiswa per tahun), dan 5 mahasiswa in-going (MSM SBM ITB menerima 1-2 mahasiswa TUS per tahun) pada Program Double Degree ini.

Berikut jadwal pendaftaran MSM dan  MSMin Finance :
1.       Pendaftaran online di web  http://www.sps.itb.ac.id/oreg-sps : 1 Mei s.d. 4 Juni 2013
2.       Penyerahan berkas lamaran ke Gedung Annex : 1 Mei s.d. 4 Juni 2013
3.       Pelaksanaan matrikulasi (wajib diikuti oleh semua mahasiswa) 10 Juni – 19 Juli 2013

Persyaratan:
  • Lulusan S1/D4 dari universitas terakreditasi DIKTI dengan akreditasi  minimum B.
  • Melampirkan EPT dari UPT Bahasa ITB dengan minimum skor 100 , setara dengan TOEL 525 (Paper Based Test)/195 (Computer Based Test)/ 75 ( Internet Based Test) atau IELTS 6.0 . (Ujian dilaksanakan oleh UPT Bahasa ITB setiap hari Jumat, hubungi(022) 250 5674 )
  • Melampirkan TPA Bappenas dengan skor minimum 525  (jadwal ujian: 9 Juni - Jl. Proklamasi 70  AJakarta, 22 Juni - ITB Bandung, mengingat keterbatasan tempat, diharap untuk mendaftarkan segera ke OTO BAPPENAS,  (021)   3911 627)
  • Melampirkan bukti biaya pendaftaran (Rp. 400,000,0) : BNI Cabang ITB Penampungan S2/S3 (SPS ITB) A/C  No. 0-90000-1035.
  • Transkrip dan ijazah yang dilegalisasi (2 copy)
  • Menyerahkan pas foto berwarna 4X6 : 3 buah
  • Informasi lebih lanjut tentang program ini bisa dilihat di : www.sbm.itb.ac.id/msm


Untuk informasi lebih lanjut silahkan menghubungi :  Ibu Ninuk/ ibu Yani di (022) 2531923 xt. 106   dan atau email ke ninuk.endang@sbm-itb.ac.id

Jumat, 22 Maret 2013

JALUR METABOLISME REGULASI

tugas resume fisiologi mikroba
Katalis bakteri mempunyai jumlah reaksi yang sangat besar (kira-kira 1000-2000) yang diatur dalam hubungan lintasan metabolism. Lintasan metabolism sepenuhnya adalah kepentingan koordinasi antara lintasan untuk menghindari ketidakefisiensian. Jika sesuai, lintasan diatur menyesuaikan kecepatan laju satu atau lebih enzim regulator yang memerintah kecepatan lintasan. Kecepatan menjalankan enzim regulator dimodifikasi dalam 2 jalan. Metode pertama oleh ikatan nonkovalen, beberapa biokimia enzim intermediate pada lintasan (disebut afektor allosteric). Metode kedua, mengubah aktivitas enzim oleh modifikasi kovalen enzim. Modifikasi kovalen termasuk penghancuran dan penghapusan gugus kimia.
6.1       Pola Regulasi Lintasan Metabolic
6.1.1    hambatan feedback oleh produk akhir lintasan
            Selama lintasan biosintetik produk akhir lintasan biasanya efektor allosteric negative bagi branch point enzim. Sebagai contoh pada gambar 6.1 F dan J efektor negative bagi regulasi enzim 1 dan enzim 2. Control seperti itu disebut hambatan produk akhir (end product inhibition) atau hambatan oleh produk akhir. Berperan memelihara kekuatan seluruh bagian di mana produk akhir digunakan dengan cepat pada saat sintesis. Apabila kecepatan penggunaan produk akhir meningkat maka konsentrasi produk akhir menurun.
            Ada 3 pola yang dikenal dalam hambatan feedback pada lintasan biosintesis, yaitu simple, cumulative, dan concerted. hambatan feedback simple membuat keadaan di mana enzim regulasi dihambat oleh satu produk akhir. hambatan feedback cumulative dan hambatan feedback concerted menunjuk pada keadaan di mana lebih dari satu produk akhir menghambat enzim. hambatan feedback concerted menunjuk pada keadaan di mana kedua produk akhir harus mengikat regulasi enzim secara serempak untuk mencapai hambatan. Pada hambatan feedback cumulative, enzim tidak secara lengkap dihambat oleh satu produk akhir.
6.1.2    Regulasi Positif
            Lintasan metabolism bisa juga manjadi regulasi positif, terkadan oleh intermediet pada lintasan kedua. Satu lintasan menghasilkan intermediet G, yang bergabung dengan K  pada lintasan kedua untuk menghasilkan I. jika G tidak terbentuk secara lengkap maka K mengumpulkan dan merangsang enzim menghasilkan G.

6.1.3    Enzim Regulasi Mengkatalis Reaksi Yang Tidak Dapat Diubah Pada Branch Point
            Reaksi-reaksi mengkatalis oleh enzim regulasi biasanya pada metabolic branch point. Enzim regulasi sering mengkatalis reaksi yang biasanya secara fisiologi tidak dapat diubah.
6.2       Gerak Enzim Regulasi Dan Enzim Nonregulasi
6.2.1    Enzim Nonregulasi
Konsentrasi substrat [S] meningkat, laju reaksi mendekati maksimum, Vmaks, karena emzim menjadi dipenuhi dengan substrat. Setiap enzim mempunyai konsentrasi substrat ½ Vmaks. Ini disebut ketetapan Michaelis-Menten, atau Km.
Bila konsentrasi substrat S sangat kecil dibandingkan Km, maka huruf awal kacepatan v, sebanding S (lebih besar daripada Km). ada 2 unit Vmaks (specific activity dan turnover number). Unit specific activity adalah mikromol substrat diubah per menit per milligram protein, dan unit turnover number mikromol substrat diubah per menit per mikromol enzim.
6.2.2    Enzim Regulasi
            Penjelasan gerak sigmoidal dependent substrat yang mengikat satu molekul substrat meningkatkan daya tarik enzim dengan molekul substrat kedua atau peningkatan laju formasi produk dari sisi yang telah ditampati disebut positive cooparetivity. positive cooparetivity membuat katalis enzim sangat sensitive terhadap perubahan kecil pada level konsentrasi substrat kecil dibandingkan Km.
6.3       Perubahan Kesesuaian Pada Enzim Regulasi
Ketika effector mengikat sisi allosteric, protein mengalami perubahan kesesuaian dan perubahan ini terus bergerak. Banyak regulasi enzim contohnya oligomeric atau multimeric dll, mereka mempunyai subunit multiple.
perubahan kesesuaian pada enzim regulasi. Enzim monomeric ditunjukkan dengan 3 sisi pengikatan, satu untuk substrat (S), satu untuk effector positif (+), dan satu untuk effector negative (-). Ketika ikatan enzim dengan effector positif perubahan kesesuaian terjadi menurunkan Km. Ketika ikatan enzim dengan effector negative terjadi peningkatan Km dan kehilangan daya tarik effector positif

6.4       Regulasi Oleh Modifikasi Kovalen
Enzim juga bisa diregulasi oleh interaksi allosteris . Modifikasi kovalen terjadi disebabkan pemanbahan gugus seperti gugus acetil, gugus phosphate, gugus adenil, gugus metil, dan gugus uridyl.