- Stresss pada tumbuhan didefinisikan sebagai faktor lingkungan yang mengurangi beberapa tingkat proses fisiologis misalnya pertumbuhan atau fotosintesis di bawah tingkat maksimum yang dapat dipertahankan tumbuhan. Contoh stress mencakup rendahnya ketersediaan nitrogen, logam berat, salinitas tinggi, dan shading oleh tumbuhan tetangga.
- Faktor lingkungan yang dapat menyebablan stress pada tumbuhan
a.
Kekurangan air dan
resistensi kekeringan
b.
Stresss panas dan
kekejutan panas disebabkan oleh suhu tinggi. Stress panas menghambat
fotosintesis dan merusak fungsi menbran dan stabilitas protein.
c.
Pengeringan dan
pembekuan. Pembekuan luka berhubungan erat dengan kerusakan yang disebabkan
pembentukan kristal es dalam sel dan organ
d.
Stress kadar garam
dihasilkan dari akumulasi garam dalam tanah. Beberapa pesies halofit dapat
mentoleransi garam yang tinggi, tetapi menekan pertumbuhan dan fotosintesis
pada spesies yang sinsitif.
e.
Kekurangan oksigen
yaitu pada tanah yang tergenang atau waterlogg. Kekurangan oksigen menekan
pertumbuhan dan kelangsungan hidup banyak spesies.
- Strategi langsung dari tumbuhan terhadap stress adalah pengurangan kinerja. Tumbuhan mengimbangi efek merugikan dari stress melalui berbagai mekanisme yang beroperasi dalam skala waktu yang berbeda, tergantung pada sifat dari stress dan proses fisiologis yang terpengaruh.
Ada tiga perbedaan skala waktu dari respon tumbuhan
terhadap stress.
a.
Respon stress yang merusak secara
langsung pada proses tumbuhan. Secara umum terjadi selama skala waktu tertentu
dari beberapa detik sampai beberapa hari menyebabkan penurunan aktifitas
tumbuhan
b.
Aklimatisasi yaitu penyesuaian
morfologi dan fisiologi individu tumbuhan untuk mengganti penurunan kegunaan
mengikuti respon awal stress. Aklimasi terjadi untuk merespon perubahan
lingkungan melalui perubahan aktivitas atau sintesis unsur biokimia baru
seperti enzim-enzim, seringkali asosiasi dengan produksi jaringan baru.
c.
Adaptasi yaitu respon yang
berubah yang dihasilkan dari perubahan genetik populasi yang mengganti kerugian
dari pengurangan aktivitas yang disebabkan stress. Respon mekanisme fisiologi
mirip dengn aklimasi karena keduanya memerlukan perubahan aktivitas atau
sintesis biokimia baru dan karena perubahan laju proses fisiologi, laju pertumbuhan,
dan morfologi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar