Daftar Blog Saya

Rabu, 12 Juni 2013

Metanogen

Metanogen merupakan organisme yang memperoleh energi menggunakan H2 untuk mereduksi CO2 menjadi CH4. Organisme ini juga mampu mendekarboksilasi asetat menjadi CO2 dan CH4.Pembentukan metana menghadirkan rangkaian kompleks reaksi anaerob dan terjadi secara alami dan melibatkan sejumlah organisme yang mendegradasi biopolimer seperti pati, selulosa atau protein menjadi asetat, H2 dan CO2. Perubahan bahan organik yang komplek menjadi bahan yang sederhana ini memerlukan aksi fermenter primer dan sekunder dari Clostridia dan organisme anaerob lain.
Bakteri metanogen termasuk pada genera archaea (archaebacteria).Berikut reaksi umum dari bakteri metanogen :
                                                   4H2 + CO2 CH4 + 2H2O
4HCOOH CH4 + 3CO2 + 2H2O
                  4CH3NH2Cl + 2H2O 3CH4 + CO2 + 4NH4Cl
                     2(CH3)2NHCl + 2H2O 3CH4 + CO2 + 2NH4Cl
                     4(CH3)2NCl + 6H2O 9CH4 + 3CO2 + 4NH4Cl
                                                   CH3COOH CH4 + CO2
Reduksi CO2 menjadi CH4 memerlukan fungsi dari beberapa coenzym unik seperti:metanofuran (MRF), tetrahidrometanopterin(H4MPT), F420 deazaflavin sebagai donor elektron, koenzim M (HS-CH2CH2SO3-, atau HSCoM), dan koenzim B (HSCoB, 7-mercaptoheptanoyltreonin fosfat). Beberapa koenzim tersebut hanya satu kali hadir pada tahapan penyediaan energy yang berasosisasi dengan reduksi gugus metil menjadi CH4, meskipun beberapa spesies berbeda mendapatkan elektron dari tahapan reduktif dari oksidasi dari substrat yang bervariasi.


Jalur reduksi CO2 menjadi CH4 oleh metanogen


 Struktur koenzim unik yang berperan dalam metanogenesis

Tidak ada komentar:

Posting Komentar